Selasa, 31 Januari 2012

Perbandingan Bahan Frame Sepeda





Alloy:
Suatu hal yang membingungkan di dunia bisnis sepeda, bahwa alloy (logam paduan) secara spesifik adalah aluminium alloy (aluminium paduan). Suatu alloy (secara teknikal), adalah suatu metal yang diberi campuran sesuatu yang lain untuk meningkatkan kemampuan penggunaannya. Banyak sepeda  yang diproduksi secara massal saat ini dibuat dari aluminium alloy. Pabrik-pabrik menyatakan, bahwa mereka melakukan hal demikian, karena bobotnya yang ringan (meskipun sebenarnya tidak lebih ringan dari beberapa bahan baja yang baik). Salah satu alasan, mengapa pipa aluminium begitu sangat popular adalah karena lebih tebal dibandingkan baja, sehingga lebih mudah dilakukan pengelasan dengan robot yang dikendalikan computer. Aluminium alloy tidak berkarat, mesikipun garam di jalanan (di musim salju – wien) dapat membuatnya sedikit masalah. Aluminium alloy juga lebih indah dipandang dan berkilau. Sepeda aluminium bila dikendarai kadang dirasakan sedikit kaku, meskipun sebenarnya sangat kokoh, tetapi alloy yang lebih baru mampu mengatasi masalah ini. Anda harus ingat bahwa aluminium punya batasan waktu pakai (biasanya frame aluminium disertai garansi paling lama lima tahun sampai waktunya terjadi kelelahan).


Baja:
Bahan yang secara tradisional digunakan untuk membuat sepeda. Ada banyak macam tingkatan besi yang digunakan untuk membuat sepeda, dari pipa buang yang keras tetapi berat sampai ke alloy teknologi tinggi yang ekstrem ringan dan kokoh. Baja bukan suatu pilihan lagi, karena yang berkualitas baik terlalu tipis dilas dengan robot (tenaga manusia dengan ketrampilan tinggi dibutuhkan sebagai penggantinya). Frame baja yang baik masih dapat dipotong dan dibentuk dengan baik. Baja sedikit lebih lentur dibandingkan aluminium (bila dikendarai tidak terasa kaku). Frame baja akan berkarat, tetapi kalau dirawat bisa tahan sepanjang hidup (besi tidak kenal kelelahan seperti pada aluminium).


Titanium:
Sebuah material idaman. Lebih ringan dari hampir semua bahan lain yang digunakan untuk membuat frame sepeda, sangat kuat, tidak berkarat, tidak ada kelelahan, dan menghasilkan sepeda yang responsif (enak dikendalikan – Wien). Kalau demikian, apa kurangnya? Titanium meskipun bahannya relatif murah, sangat sulit dipotong dan dilas, sehingga frame titanium menjadi mahal.


Serat karbon:
Juga disebut sebagai composite, merupakan campuran pola serabut karbon dan resin epoxy (seperti fiberglass, tetapi menggunakan anyaman karbon dan bukannya gelas). Serabut karbon sangat kuat dan ringan, dank arena pabrik dapat memutuskan kearah mana jalur serabutnya, maka frame dapat dibuat begitu kokoh ke satu arah dan lentur di arah yang lain. Semua lapisan harus ditempelkan menjadi satu dengan saksama, sehingga harganya menjadi mahal sampai bisa cukup mencengangkan.


Magnesium:
Bahan ini telah digunakan di berbagai komponen seperti fork suspensi untuk waktu yang sudah cukup lama, dan sekarang mulai digunakan untuk membuat frame. Lebih ringan dari aluminium dan hampir sama kuatnya. Beberapa magnesium alloy bisa sedikit rapuh, tetapi bahan ini masih terlalu baru untuk dinilai daya tahannya untuk waktu yang lama.

1 komentar: